Hai Guys!
ketemu dengan gua lagi. sorry ya guys gua baru ngeposting lagi nih, pasti kalian nunggu postingan dari gua. karena gua kemaren-kemaren gua ujjian semester. doai gua supaya dapat nilai yang memuaskan dan membahagiakan kedua orang tua gua. sebenarnya gua bingung mau ngeposting apa????
gini aja gua akan ngeposting
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri.. Cintakulah yang sejati
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta tuk terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi.. Karna tak sanggup sendiri
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu.. Aku kan jadi juaranya
Tugas bahasa indonesia gua membuat cerpen dari lirik lagu. Mungkin kalian
disuruh membuat juga oleh guru kalian di sekolah ini cerpen buatan gua.
Oh ya jangan di copas(copy paste) ya. Ini hanya untuk inspirasi kalian.
Jika kalian ingin sama lagu nya sama gua gak apa-apa kok. Tapi jangan sama
ceritanya ya.
Malaikat Juga Tahu –
Dewi Lestari
Lelahmu jadi lelahku jugaBahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Kupercaya diri.. Cintakulah yang sejati
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta tuk terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi.. Karna tak sanggup sendiri
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu.. Aku kan jadi juaranya
Kasih Sayang Seorang Ibu
Aku mempunyai dua orang anak laki-laki. Anak yang pertama terlahir memilki kelebihan yang tidak
dimilki oleh seseorang yang normal yaitu autis yang bernama Rendi dan anak yang
kedua terlahir secara normal fisik maupun nonfisik yang bernama Kevin. Setiap
hari, jam, menit, dan detik aku melalui hari-hariku bersama anakku Rendi.
Walaupun aku lelah mengurusi dan merawat Rendi tapi aku harus tetap tegar menjalani
ujian yang Allah berikan kepada ku. Aku selalu berdoa kepada Allah supaya Rendi
diberikan panjang umur dan disembuhkan penyakitnya. Aku ingin melihat Rendi
bahagia, karena jika dia bahagia aku pun ikut bahagia.
Suatu pagi hari ada seorang wanita datang ke rumah. Wanita itu memiliki
paras yang cantik dan masih muda umurnya sekitar 20 tahun.
”Tok..Tok..Tok Assalamu’alaikum Wr.Wb” ada seseorang yang mengetok pintu
di luar.
Akhirnya aku membukakan pintu “Walaikum Salam Wr.Wb”
"Kamu siapa nak?"
”Saya Angel bu, saya tetangga sebelah baru Ibu. Saya ingin berkenalan
dengan keluarga Ibu. Bolehkah saya berkenalan dengan keluarga Ibu?”
"Pasti boleh nak. Silahkan masuk ke rumah Ibu."
”Ibu tinggal sendiri?”
”Ibu tidak tinggal sendiri. Ibu tinggal bersama kedua anak laki-laki Ibu.
Anak yang pertama sedang bermain di halaman belakang sedangkan anak Ibu yang
kedua sedang bersekolah di Paris”
"Oh. Siapa nama anak-anak Ibu?"
”Anak yang pertama bernama Rendi sedangkan yang bungsu bernama Kevin”
”Wah, nama yang bagus bu. Bu, bolehkah saya berkenalan dengan anak Ibu?”
”Boleh, silahkan Ibu akan kenalin kamu sama Rendi”
Sesampai di halaman belakang, saat Angel melihat anak ku Rendi dia mulai kagum. Setelah pertemuan tadi pagi. Setiap hari Angel datang ke rumah untuk menemani hari-harinya Rendi, untuk bermain dan mengajarkan banyak hal yang belum diketahui Rendi.
Tapi suatu hari, anak ku yang kedua Kevin pulang dari Paris yang telah
menyelesaikan sekolah nya disana. Waktu itu Angel sedang ada di rumah bermain bersama Rendi. Ketika
Angel melihat Kevin dia mulai jatuh cinta kepada nya, Kevin pun begitu dengan Angel.
Akhirnya Angel dan Kevin memilki hubungan yang spesial. Semenjak Angel punya
hubungan yang spesial dengan Kevin, Angel tidak ada waktu untuk menemani
hari-hari Rendi yang selalu di temani oleh Angel. Meskipun Angel si gadis jadi
“Pacar Impian” Rendi.
Setelah aku melihat kevin yang selalu bersedih karena tidak ada Angel di
kehidupannya lagi. Aku akhirnya berbicara dengan Angel tentang masalah ini.
"Angel kamu sayang kan sama Rendi?"
"Sayang dong Tante"
"Kamu juga sayang sama Kevin juga?"
"Hmhm.. Sebenarnya aku juga sayang sama Kevin. Tapi aku bukan bermaksud untuk menyakiti hati Rendi"
"Jika kamu tidak ingin menyakiti hati Rendi? Kenapa kamu tinggalkannya? Kenapa Angel? Apa karena Rendi autis?"
"Bukan seperti itu Tante. Aku sudah menganggap Rendi sebagai kakak ku. Aku tidak menganggap nya lebih dari kakak. Aku lebih Kevin dibandingkan dengan Rendi. Maafkan aku tante."
Ternyata Angel lebih memilih Kevin dibandingkan Rendi. Aku tidak bisa
berbuat apa-apa lagi. Cinta tidak bisa dipaksakan, jika dipaksakan akan
menghasilkan cinta bertepuk sebelah tangan.
Akhirnya Kevin dan Angel
melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan.
Mulai dari situ perasaan Rendi mulai kacau dan merasa mederita karena
kehilangan Angel hingga akhirnya ia mampu menangis, marah, kesal, sedih,
meraung-raung, memukuli dirinya sendiri, sebenarnya Rendi tidak tahu kenapa dia
seperti itu. Mungkin dia tidak pernah sadar bahwa dia telah jatuh cinta kepada
Angel.
Tetapi aku selalu memberi semangat kepada Rendi supaya dia tidak
bersedih lagi.
”Rendi anak ku jangan bersedih lagi. Bunda ada di sini untuk menemani
mu”
”Bu-bu-nda” sambil menangis
“Jangan bersedih lagi sayang” sambil memeluknya
Aku hanya bisa menangis di belakang Rendi meratapi kesedihan anakku yang
ditinggalkan oleh seorang perempuan yang dicintainya, walaupun di depan Rendi Aku
tegar mengahadapi cobaan yang dialami oleh Rendi. Dan siapa lagi yang ingin
menemani anak ku Rendi yang autis ini selain aku Bundanya tidak ada lagi yang
akan menemani nya selain Aku. Kasih sayang ku boleh di adu dan cinta ku boleh diuji untuk menyanyangi
anak ku Rendi. Malaikat pun juga tahu siapa yang jadi juara yang menemaninya
selalu.
selesai............................................
oke guys ini loh cerpen buatan gua. semoga bermanfaat buat kalian semua.










